Jumat, 29 Juni 2012

mati gaya

Makanya saya pakai 3 sehingga anti mati gaya..
-___-"

Published with Blogger-droid v2.0.6

Rabu, 27 Juni 2012

bahagia tapi what next??

Tulisan ini mgkin perbuatan terbodoh tapi sangat membuat bahagiaa..
Terjawab sudah tanya dan ingin itu..
Hmm...
Berfikir gmana cara agar ttp baik dan tdak bernoda inilah yg sulit...
Maaf dan terimakasih c lah dulu..
ヽ(^。^)ノ

Published with Blogger-droid v2.0.6

Senin, 18 Juni 2012

MER-C Tolak Keras Kampanye Kondom ala Menkes

MER-C Tolak Keras Kampanye Kondom ala Menkes | Bersama Dakwah

Presidium Medical Emergency Rescue Committe (MER-C) Jose Rizal menegaskan, MER-C menolak keras kampanye kondom ala Menkes Nafsiah Mboi. Kampanye itu secara moralitas dan agama tidak bisa diterima.

“MER-C menolak keras cara mengatasi Aids dengan cara itu. Hukum agama harus ditegakkan. Hukum agama untuk kemaslahatan umat manusia, tetapi banyak yang menganggap itu pengekangan kebebasan. Ini dua hal yang selalu diadu. Kebebasan dibiarkan, nantinya orang bebas menganut seks bebas atas atas nama kebebasan. Terus ada kampanye kondom, ini jadi kacau,” kata Jose Rizal dikutip EraMuslim, Senin (18/6).

“Cara berpikir kampanye itu tidak dilandasi agama. Cara berfikirnya sangat liberal, seperti di Amerika Serikat. Kampanye kondom Nafsiah Mboi adalah seks di luar nikah dilarang agama, tetapi kalau terpaksa silahkan pakai kondom,” tegas Jose Rizal.

Menurut Jose Rizal, dengan kampanye itu, Menkes Nafsiah hanya melihat penyebaran penyakit dengan hubungan heteroseksual. “Nafsiah hanya melihat statistik saja. Dia tidak melihat moralitas dan sebagainya, padahal persoalan ini juga menyangkut moral. Kampanye itu sama saja, silahkan hubungan seks karena ada kondom. Ini kacau, hubungan seks bebas dilarang, kalau pakai kondom tidak apa-apa,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi menyatakkan akan meningkatkan kampanye penggunaan kondom kepada masyarakat, untuk mencegah kehamilan beresiko. Menurut Nafsiah, kampanye penggunaan kondom selaras dengan MDGs poin 6, yaitu memerangi HIV/AIDS.

Menurut Menteri Kesehatan yang baru itu, UU yang menyatakan yang belum menikah tidak boleh diberikan kontrasepsi sudah tidak relevan. Berdasarkan data BKKBN, sebanyak 2,3 juta wanita melakukan aborsi. [IK/EM/bsb]

Rabu, 13 Juni 2012

#indonesiatanpaJIL

komik kocak dengna tema indonesia tanpa JIL... orang yang selalu menuhankan logika untuk memecahkan suatu permasalahannya...
maka dengan logikapun semua dapat terbantahkan...
semoga dapat menghibur dan menambah ilmu...

sumber : facebook #indonesiatanpaJIL

si "litle stuart"

yap,,inilah dia si "little stuart" yang membuat semua orang berterimakasih atas jasa - jasanya kepada para sarjana farmasi dan mungkin bidang lain yang telah dia bantu...

memang tidak banya yang bisa ia berikan ,, kan tetapi dengan segela  kerelaan hati dia mau saja dijadikan sebagai hewan percobaan.. dikasi antioksidan..diberkan obat kanker,,kemudian diberi anti kanker..

kemudian dijadikan dia diabetes kemudian diberik lagi obat anti diabetes..

kemudian dikasi hormon,,,dan kemudian dibedah..
diambil darah..
diambil jantung..
diambil hati,,
diambil limpa...pankreas, usus..
(*wah,,memang sarang mutilasi ini nampaknya,,semua organ diambilnya...
O_o wooow ganas...

sudah seharusnya semua orang berterimaksih..hehe



Rabu, 06 Juni 2012

jadi juo wisuda..??

jadi juo wisuda??
ala kolam ari,,ala timbang terimo langau jo rongik..
alun juo pulang lai..
______________________________

sepenggel cerita lucu ketika akan pulang ke rumah saat baru balik dari labor..
ini kerjaan para penggalau semester akhir..
para punggawa kampus yg berusaha menyemangati diri masing2 dengan saling menghibur..
sapa bilang hidup itu sulit..

pada dasarnya memang sulit dan susah alam menghadapi nya..
senyum itu sudah menghilangkan seluruh rasa sakit yang ada..
dan telah menghilangkan beberapa kepenatan di wajah ini..
 telah merefleksikan kembali otak ke pada status nyaman..

yaa..selamat berjuang untuk semua..!!


inilah para penggalau itu..
dari kiri - kanan..:
kharisma ( wapres unand 11-12)
efri yunaidi (presma unand 11-12)
budi (menkesmma 11-12)
dan yang nulis inih mensesnegnya... :D




my new profil picture.. (^^,)b



  kalau saya berpendapat ini adalah hasil dari sebuah kamera yang luar biasa.. 
sedangkan modelnya hanya biasa biasa saja..:D 
tapi semoga tidak membuat sakit hati orang yang melihat,,minimal lempar pakai kursi aja deh.. #eh

 

Selasa, 05 Juni 2012

Inilah Isi Pidato KH Hasyim Muzadi yang Menghebohkan Itu

Inilah Isi Pidato KH Hasyim Muzadi yang Menghebohkan Itu | Bersama Dakwah






Baru-baru ini beredar pidato menghebohkan dari mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi melalui pesan berantai BlackBerry Messenger (BBM) dan media sosial.

Bagi umat Muslim yang komitmen dengan syariat Islam, pidato Hasyim Muzadi itu adalah pidato yang brilian dan patut mendapat acungan jempol. Namun, bagi kalangan liberal dan pihak-pihak yang “memusuhi” Islam, pidato itu dianggap “radikal.”

Seperti apa pidato yang menghebohkan itu? Berikut isi pidato Hasyim Muzadi yang juga Presiden WCRP (World Conference on Religions for Peace) dan Sekjen ICIS (International Conference for Islamic Scholars) tentang tuduhan INTOLERANSI agama di Indonesia oleh Sidang PBB di Jeneva :

"Selaku Presiden WCRP dan Sekjen ICIS, saya sangat menyayangkan tuduhan INTOLERANSI agama di Indonesia. Pembahasan di forum dunia itu, pasti karena laporan dari dalam negeri Indonesia. Selama berkeliling dunia, saya belum menemukan negara muslim mana pun yang setoleran Indonesia.

Kalau yang dipakai ukuran adalah masalah AHMADIYAH, memang karena Ahmadiyah menyimpang dari pokok ajaran Islam, namun selalu menggunakan stempel Islam dan berorientasi Politik Barat. Seandainya Ahmadiyah merupakan agama tersendiri, pasti tidak dipersoalkan oleh umat Islam.

Kalau yang jadi ukuran adalah GKI YASMIN Bogor, saya berkali-kali ke sana, namun tampaknya mereka tidak ingin selesai. Mereka lebih senang Yasmin menjadi masalah nasional & dunia untuk kepentingan lain daripada masalahnya selesai.

Kalau ukurannya PENDIRIAN GEREJA, faktornya adalah lingkungan. Di Jawa pendirian gereja sulit, tapi di Kupang (Batuplat) pendirian masjid juga sangat sulit. Belum lagi pendirian masjid di Papua. ICIS selalu melakukan mediasi.

Kalau ukurannya LADY GAGA & IRSHAD MANJI, bangsa mana yang ingin tata nilainya dirusak, kecuali mereka yang ingin menjual bangsanya sendiri untuk kebanggaan Intelektualisme Kosong ?

Kalau ukurannya HAM, lalu di Papua kenapa TNI / Polri / Imam Masjid berguguran tidak ada yang bicara HAM? Indonesia lebih baik toleransinya dari Swiss yang sampai sekarang tidak memperbolehkan Menara Masjid, lebih baik dari Perancis yang masih mempersoalkan Jilbab, lebih baik dari Denmark, Swedia dan Norwegia, yang tidak menghormati agama, karena di sana ada UU Perkawiman Sejenis. Agama mana yang memperkenankan perkawinan sejenis ?!

Akhirnya kembali kepada bangsa Indonesia, kaum muslimin sendiri yang harus sadar dan tegas, membedakan mana HAM yang benar (humanisme) dan mana yang sekedar Weternisme". [JJ/Trb/yi]